Minggu, 04 Desember 2016

matahari siang

Matahari siang
terikmu ini menyengat raga
panasmu menyayat hati, melukai sembilu
kesegaran terasa dari sepoi
sepoi dan hembusan angin membelai
belaian hangat, belaian kasih
belaian bujuk tuk menutup mata
matahari siang
di sini engkau menyiksaku
di sini pula engkau membujukku terlelap
tapi? Apakah engkau juga menyinarinya yang jauh di sana?
Juga menyengat raganya, menyayat hatinya dan melukai sembilunya?
Ataukah dia menjauh darimu, berlindung dari terikmu dan lari dari terbakarnya panasmu?
Matahari siang
Bilakah terikmu tidak menyayat hati, menyengat raga dan melukai sembilu?
Apakah hal ini mungkin, wahai matahari siang

Jawablah.........jawablah dengan tepat bilamanakah kan terjadi? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar