MAWAR
BERDURI
Ibu ......
Deritamu mengandungku 9
bulan
Menahan derita dan
sakit selama itu
Peluh dan butiran air
mata menghiasi wajahmu yang menawan
Ketika aku mendesak
untuk keluar
Karena ingin melihat
hingar bingar dunia ini
Ibu ......
Teriakan tangisku yang
pertama
Akhirnya, melegahkan
hatimu
Engkau menimang dan
mendekapku hangat
Hingga aku terlelap
diam
Ibu .....
Engkau melatihku untuk
berujar
Melatihku untuk
berjalan
Dan melatihku
memasukkan sesuap nasi pertamaku
Hingga aku terbiasa dan
mahir untuk semua itu
Ibu ..........
Kini derita dan tangis
kembali engkau alami
Tubuhku berlumuran
darah
Penuh lebam dan luka
Cucuran darah jatuh
dari kepalaku yang bermahkotakan duri
Ibu ...........
Maafkan aku anakmu ini
Yang harus membuat
tetesan air mata itu
Kembali bertengger di
pelupuh elokmu
Tak bisa ku usap
ibu.....
Tak bisa........
Aku sedang memanggul
palang kemenangan
Ibu ........
Aku tak bisa berikan
buka melati padamu
Hanya bunga mawar
berduri ini
Yang kudapatkan untukmu
Hingga tanganmu pun
ikut berdarah
Seperti aku yang
bersimbah darah ini
Terima kasih ibu......
Terima kasih untuk
semua jasamu
Hanya untaian mawar
berduri ini
Yang dapat kuberkian
padamu...
Maumere, 04 Feb.
16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar